Antara aku dan perempuan cantik itu
Tiada yang serupa
Melainkan dia seorang rupawan
Bisa menebak setiap perasaan Adam yang memandang
Meruntun jiwa menahan rasa
Tetapi apalah sangat dengan aku dan perasaanku
Kerana perempuan cantik itu lebih berbaloi dijaga hatinya
Hingga tergamak menipuku tanpa sesal
Antara aku dan perempuan cantik itu
Memikirkan remuk redam perasaanku cuma sesaat hanya sia-sia
Kerana dia lebih berharga
Antara aku dan perempuan cantik itu
Aku cuma layak merasa rawan
Sedang dia dikelilingi tawa ria
Mendampinginya engkau merasa bangga
Ternyata menyebelahinya lebih bermakna
A place where my thoughts wanders around the globe. A pure reflection of my true colors. A disclosure of true stories and experiences.
Showing posts with label Poetry. Show all posts
Showing posts with label Poetry. Show all posts
Friday, September 9, 2011
Sisa Rawan
Kecewa bertandang lagi
Galak menemani sedang sunyi menerpa
Lantas bisikan syaitan mula berdesir
Memukau benak fikiran yang kian hampa
Bukan minta diduga
Jauh sekali minta didusta
Aku bukan beban hidupmu
Sukarkah untuk tidak menyakitiku
Aku selesa haluan kita sama
Sedang kau rakus mempergunakanku seadanya
Namun sekali sekala ku minta kau jauh
Biarkan rongga hidupku bernafas sementara
Namun kau tidak lepas menyiksaku
Sungguhpun hanya melalui pandangan mataku
Kenapa tiada belas dalam hatimu
Untuk menjaga perasaan seorang suri hidupmu
Galak menemani sedang sunyi menerpa
Lantas bisikan syaitan mula berdesir
Memukau benak fikiran yang kian hampa
Bukan minta diduga
Jauh sekali minta didusta
Aku bukan beban hidupmu
Sukarkah untuk tidak menyakitiku
Aku selesa haluan kita sama
Sedang kau rakus mempergunakanku seadanya
Namun sekali sekala ku minta kau jauh
Biarkan rongga hidupku bernafas sementara
Namun kau tidak lepas menyiksaku
Sungguhpun hanya melalui pandangan mataku
Kenapa tiada belas dalam hatimu
Untuk menjaga perasaan seorang suri hidupmu
Subscribe to:
Comments (Atom)